Senin, 15 Maret 2010

BERBAKTI TERHADAP KEDUA ORANG TUA

Diriwayatkan, bahwa ada tiga ayat yang diturunkan bergandengan. Allah tidak akan menerima yang satu tanpa dibarengi dengan gandengannya.
Ayat yang pertama adalah firman Allah Ta’ala :
“ dan dirikanlah sholat dan tunaikanlah zakat. “ (QS. Al-Baqarah : 43)
Barang siapa yang mengerjakan sholat , tetapi tidak menunaikan zakat maka sholatnya tidak akan diterima.
Ayat yang kedua adalah firman Allah Ta’ala :
“ Dan taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul-(Nya).” (QS. Al-Maidah : 92)
Barangsiapa taat kepada Allah, tetapi jika ia tidak taat kepada Rasul, maka ketaatannya kepada Allah tidak akan diterima.
Ayat yang ketiga adalah firman Allah Ta’ala ;
“ Hendaknya kamu bersyukur kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu.” (QS. Luqman : 14)
Barangsiapa bersyukur kepada Allah, tetapi jika ia tidak bersyukur kepada orang tuanya, maka syukurnya kepada Allah tidak akan diterima.
Dalil atas hal itu adalah hadits yang diriwayatkan dari Rosulullah SAW, beliau bersabda :

Keutamaan-keutamaan Berbakti Kepada Orang Tua.

Di Antara Fadhilah (Keutamaan) Berbakti Kepada Kedua Orang Tua.
1. Berbakti kepada kedua orang tua adalah amal yang paling utama.
Dengan dasar diantaranya yaitu hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim, dari sahabat Abu Abdirrahman Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu.
"Artinya : Dari Abdullah bin Mas'ud katanya, "Aku bertanya kepada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tentang amal-amal yang paling utama dan dicintai Allah ? Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, Pertama shalat pada waktunya (dalam riwayat lain disebutkan shalat di awal waktunya), kedua berbakti kepada kedua orang tua, ketiga jihad di jalan Allah" [Hadits Riwayat Bukhari I/134, Muslim No.85, Fathul Baari 2/9]
Dengan demikian jika ingin kebajikan harus didahulukan amal-amal yang paling utama di antaranya adalah birrul walidain (berbakti kepada kedua orang tua).
2. Ridla Allah tergantung kepada keridlaan orang tua.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu HIbban, Hakim dan Imam Tirmidzi dari sahabat Abdillah bin Amr dikatakan.
"Artinya : Dari Abdillah bin Amr bin Ash Radhiyallahu 'anhuma dikatakan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ridla Allah tergantung kepada keridlaan orang tua dan murka Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua" [Hadits Riwayat Bukhari dalam Adabul Mufrad (2), Ibnu Hibban (2026-Mawarid-), Tirmidzi (1900), Hakim (4/151-152)]
3. Menghilangkan kesulitan yang sedang dialami.
yaitu dengan cara bertawasul dengan amal shahih tersebut. Dengan dasar hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dari Ibnu Umar. "Artinya : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Pada suatu hari tiga orang berjalan, lalu kehujanan. Mereka berteduh pada sebuah gua di kaki sebuah gunung. Ketika mereka ada di dalamnya, tiba-tiba sebuah batu besar runtuh dan menutupi pintu gua. Sebagian mereka berkata pada yang lain, 'Ingatlah amal terbaik yang pernah kamu lakukan'. Kemudian mereka memohon kepada Allah dan bertawassul melalui amal tersebut, dengan harapan agar Allah menghilangkan kesulitan tersebut. Salah satu diantara mereka berkata, "Ya Allah, sesungguhnya aku mempunyai kedua orang tua yang sudah lanjut usia sedangkan aku mempunyai istri dan anak-anak yang masih kecil. Aku mengembala kambing, ketika pulang ke rumah aku selalu memerah susu dan memberikan kepada kedua orang tuaku sebelum orang lain. Suatu hari aku harus berjalan jauh untuk mencari kayu bakar dan mencari nafkah sehingga pulang telah larut malam dan aku dapati kedua orang tuaku sudah tertidur, lalu aku tetap memerah susu sebagaimana sebelumnya. Susu tersebut tetap aku pegang
lalu aku mendatangi keduanya namun keduanya masih tertidur pulas. Anak-anakku merengek-rengek menangis untuk meminta susu ini dan aku tidak memberikannya. Aku tidak akan memberikan kepada siapa pun sebelum susu yang aku perah ini kuberikan kepada kedua orang
tuaku. Kemudian aku tunggu sampai keduanya bangun. Pagi hari ketika orang tuaku bangun, aku berikan susu ini kepada keduanya. Setelah keduanya minum lalu kuberikan kepada anak-anaku. Ya Allah, seandainya perbuatan ini adalah perbuatan yang baik karena Engkau ya Allah, bukakanlah. "Maka batu yang menutupi pintu gua itupun bergeser" [Hadits Riwayat Bukhari (Fathul Baari 4/449 No. 2272), Muslim (2473) (100) Bab Qishshah Ashabil Ghaar Ats Tsalatsah Wat-Tawasul bi Shalihil A'mal].
Ini menunjukkan bahwa perbuatan berbakti kepada kedua orang tua yang pernah kita lakukan, dapat digunakan untuk bertawassul kepada Allah ketika kita mengalami kesulitan, Insya Allah kesulitan tersebut akan hilang. Berbagai kesulitan yang dialami seseorang saat ini diantaranya karena perbuatan durhaka kepada kedua orang tuanya.
Kalau kita mengetahui, bagaimana beratnya orang tua kita telah bersusah payah untuk kita, maka perbuatan 'Si Anak' yang 'bergadang' untuk memerah susu tersebut belum sebanding dengan jasa orang tuanya ketika mengurusnya sewaktu kecil.
'Si Anak' melakukan pekerjaan tersebut tiap hari dengan tidak ada perasaan bosan dan lelah atau yang lainnya. Bahkan ketika kedua orang tuanya sudah tidur, dia rela menunggu keduanya bangun di pagi hari meskipun anaknya menangis. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan kedua orang tua harus didahulukan daripada kebutuhan anak kita sendiri dalam rangka berbakti kepada kedua orang tua. Bahkan dalam riwayat yang lain disebutkan berbakti kepada orang tua harus didahulukan dari pada berbuat baik kepada istri sebagaimana diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'anhuma ketika diperintahkan oleh bapaknya (Umar bin Khaththab) untuk menceraikan istrinya, ia bertanya kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Ceraikan istrimuu" [Hadits Riwayat Abu Dawud No. 5138, Tirimidzi No. 1189 beliau berkata, "Hadits Hasan Shahih"]
Dalam riwayat Abdullah bin Mas'ud yang disampaikan sebelumnya disebutkan bahwa berbakti kepada kedua orang tua harus didahulukan daripada jihad di jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Begitu besarnya jasa kedua orang tua kita, sehingga apapun yang kita lakukan untuk berbakti kepada kedua orang tua tidak akan dapat membalas jasa keduanya. Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari disebutkan bahwa ketika sahabat Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'anhuma melihat seorang menggendong ibunya untuk tawaf di Ka'bah dan ke mana saja 'Si Ibu' menginginkan, orang tersebut bertanya kepada, "Wahai Abdullah bin Umar, dengan perbuatanku ini apakah aku sudah membalas jasa ibuku.?" Jawab Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'anhuma, "Belum, setetespun engkau belum dapat membalas kebaikan kedua orang tuamu" [Shahih Al Adabul Mufrad No.9]
Orang tua kita telah megurusi kita mulai dari kandungan dengan beban yang dirasakannya sangat berat dan susah payah. Demikian juga ketika melahirkan, ibu kita mempertaruhkan jiwanya antara hidup dan mati. Ketika kita lahir, ibu lah yang menyusui kita kemudian membersihkan kotoran kita. Semuanya dilakukan oleh ibu kita, bukan oleh orang lain. Ibu kita selalu menemani ketika kita terjaga dan menangis baik di pagi, siang atau malam hari. Apabila kita sakit tidak ada yang bisa menangis kecuali ibu kita. Sementara bapak kita juga berusaha agar kita segera sembuh dengan membawa ke dokter atau yang lain. Sehingga kalau ditawarkan
antara hidup dan mati, ibu kita akan memilih mati agar kita tetap hidup. Itulah jasa seorang ibu terhadap anaknya.
4. Diluaskan rizki dan dipanjangkan umur.
Sebagaimana dalam hadits yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim, dari sahabat Anas Radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya : Barangsiapa yang suka diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi" [Hadits Riwayat Bukhari 7/72, Muslim 2557, Abu Dawud 1693]
Dalam ayat-ayat Al-Qur'an atau hadits-hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dianjurkan untuk menyambung tali silaturahmi. Dalam silaturahmi, yang harus didahulukan silaturahmi kepada kedua orang tua sebelum kepada yang lain. Banyak diantara saudara-saudara kita yang sering ziarah kepada teman-temannya tetapi kepada orang tuanya sendiri jarang bahkan tidak pernah. Padahal ketika masih kecil dia selalu bersama ibu dan bapaknya. Tapi setelah dewasa, seakan-akan dia tidak pernah berkumpul bahkan tidak kenal dengan kedua orang tuanya. Sesulit apapun harus tetap diusahakan untuk bersilaturahmi kepada kedua orang tua. Karena dengan dekat kepada keduanya insya Allah akan dimudahkan rizki dan dipanjangkan umur. Sebagaimana dikatakan oleh Imam Nawawi bahwa dengan silaturahmi akan diakhirkannya ajal dan umur seseorang.[1] walaupun masih terdapat perbedaan dikalangan para ulama tentang masalah ini, namun pendapat yang lebih kuat berdasarkan nash dan zhahir hadits ini bahwa umurnya memang benar-benar akan dipanjangkan.
5. Dimasukkan ke jannah (surga) oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Di dalam hadits Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam disebutkan bahwa anak yang durhaka tidak akan masuk surga. Maka kebalikan dari hadits tersebut yaitu anak yang berbuat baik kepada kedua orang tua akan dimasukkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala ke jannah (surga).
Dosa-dosa yang Allah Subhanahu wa Ta'ala segerakan adzabnya di dunia diantaranya adalah berbuat zhalim dan durhaka kepada kedua orang tua. Dengan demikian jika seorang anak berbuat baik kepada kedua orang tuanya, Allah Subahanahu wa Ta'ala akan menghindarkannya dari berbagai malapetaka, dengan izin Allah.

Bentuk-bentuk Durhaka kepada kedua Orang Tua

1. Menimbulkan gangguan terhadap orang tua, baik berupa perkataan atau pun perbuatan yang mem-buat orang tua sedih atau sakit hati.
2. Berkata “ah” atau “cis” dan tidak memenuhi pang-gilan orang tua.
3. Membentak atau menghardik orang tua.
4. Bakhil atau kikir, tidak mengurus orang tuanya, bahkan lebih mementingkan yang lain daripada mengurus orang tuanya, padahal orang tuanya sangat membutuhkan. Seandainya memberi nafkah pun, dilakukan dengan penuh perhitungan.
5. Bermuka masam dan cemberut di hadapan orang tua, merendahkan orang tua, mengatakan bodoh, “kolot”, dan lain-lain.
6. Menyuruh orang tua, misalnya menyapu, mencuci atau menyiapkan makanan. Pekerjaan tersebut sangat tidak pantas bagi orang tua, terutama jika mereka sudah tua dan lemah. Tetapi, jika si ibu melakukan pekerjaan tersebut dengan kemauannya sendiri, maka tidaklah mengapa, dan karena itu seorang anak harus berterima kasih dan membantu orang tua.
7. Menyebut kejelekan orang tua di hadapan orang banyak atau mencemarkan nama baik orang tua.
8. Memasukkan kemungkaran ke dalam rumah, misalnya alat musik, mengisap rokok, dan lain-lain.
8. Lebih mentaati isteri daripada kedua orang tua. Bahkan ada sebagian orang yang tega mengusir ibunya demi menuruti kemauan isterinya. Nas-alullaahas salaamah wal ‘aafiyah.
10. Malu mengakui orang tuanya. Sebagian orang merasa malu dengan keberadaan orang tua dan tempat tinggal ketika status sosialnya meningkat. Tidak diragukan lagi, sikap semacam itu adalah sikap yang sangat tercela, bahkan termasuk kedurhakaan yang keji dan nista.


Bentuk-bentuk Berbakti Kepada Orang Tua
1. Bergaul bersama cara yang baik.
Di dalam hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam disebutkan bahwa memberi kegembiraan kepada seseorang mukmin termasuk shadaqah, lebih utama lagi kalau memberi kegembiraan kepada orang tua kita
2. Berkata kepada keduanya dengan perkataan yang lemah lembut.
Hendaknya dibedakan adab ber-bicara antara kepada kedua orang tua dengan ke-pada anak, teman atau dengan yang lain. Berbicara dengan perkataan yang mulia kepada kedua orang tua.
3. Tawadhu’ (rendah hati). Tidak boleh kibr (sombong).
Apabila sudah meraih sukses atau memenuhi jabatan di dunia, karena sewaktu lahir, kita berada dalam keadaan hina dan membutuhkan pertolongan, kita diberi makan, minum, dan pakaian oleh orang tua.
4. Memberi infaq (shadaqah) kepada kedua orang tua.
Karena pada hakikatnya semua harta kita adalah milik orang tua. Oleh karena itu berikanlah harta itu kepada kedua orang tua, baik ketika mereka minta ataupun tidak.
5. Mendo’akan kedua orang tua.
Di antaranya dengan do’a berikut :
“Wahai Rabb-ku, kasihilah keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidikku sewaktu kecil.”
Seandainya orang tua masih berbuat syirik serta bid’ah, kita tetap harus berlaku lemah lembut kepada keduanya, dengan harapan agar keduanya kembali kepada Tauhid dan Sunnah. Bagaimana pun, syirik dan bid’ah adalah sebesar-besar kemungkaran, maka kita harus mencegahnya semampu kita dengan dasar ilmu, lemah lembut dan kesabaran. Sambil terus berdo’a siang dan malam agar orang tua kita diberi petunjuk ke jalan yang benar.


Apabila Keduannya telah Meninggal
Maka yang harus kita lakukan adalah:
1. Meminta ampun kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan taubat nashuha (jujur) bila kita pernah berbuat dur-haka kepada keduanya di waktu mereka masih hidup.
2. Menshalatkannya dan mengantarkan jenazahnya ke kubur.
3. Selalu memintakan ampunan untuk keduanya.
4. Membayarkan hutang-hutangnya.
5. Melaksanakan wasiat sesuai dengan syari’at.
6. Menyambung silaturrahim kepada orang yang keduanya juga pernah menyambungnya.

Semoga dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai Islam tersebut, kita dimudahkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Aamiin.


Komentar saya:
Dari artikel diatas, dapat kita ketahui betapa pentingnya berbakti kepada orang tua, sampai-sampai kewajiban kepada anak dan istri harus kita kerjakan setelah kita kerjakan kewajiban kita terhadap orang tua kita, jika kita berbakti kepada kedua oang tu kita kita akan mendapatkan kemudahan dalam menjalankan segala masalah dan cobaan, karena semua cobaan itu berasal dari Allah Swt, dan ridlo Allah itu tergantung dari ridlo orang tua kita, jadi celakalah untuk anak-anak yang durhaka terhadap kedua orang tua, dan hidupnya anak-anak durhaka, tidak akn seindah anak yang berbakti terhadap orang tuanya.

Minggu, 14 Maret 2010

DASAR GELOMBANG RADIO

Definisi Sistem Komunikasi Radio
Merupakan sistem komunikasi data paket yang dijalankan melalui media gelombang radio,
terdiri dari beberapa unit komunikasi bergerak
melalui jaringan radio, ke infrastruktur perangkat switching interkoneksi yang memiliki bagian-bagian berbeda pada sistem Public Switched Telephone Network (PSTN) dan mengakses secara normal.

Sistem komunikasi ini tidak menggunakan kawat dalam proses perambatannya, melainkan menggunakan udara atau ruang angkasa sebagai bahan penghantar.
Pemancar Tx memancarkan dayanya menggunakan antena ke arah tujuan, sinyal yang dipancarkan berbentuk gelombang elektromagnetis.
Gelombang elektromagnetik ini diterima oleh sebuah antena yang sesuai. Sinyal yang diterima kemudian diteruskan ke sebuah pesawat penerima Rx

Gelombang elektromagnet pertama kali diturunkan oleh Maxwell dalam rumus-rumusnya. Kemudian dikembangkan oleh Hertz, yang menunjukkan bahwa energi dapat disalurkan dalam bentuk elektromagnet.
Gelombang elektromangnet dicirikan oleh frekuensinya. Dimana kecepatan penjalarannya rata-rata 300.000 km/detik.

Ada beberapa property yang harus diperhatikan dalam merancang sistem komunikasi nirkabel, diantaranya adalah
kanal propagasi,
kanal multipath,
spektrum frekuensi, dan
efek fading

Kanal Propagasi
Kanal propagasi (perambatan) sifatnya uncontrolled, sehingga harus dimodelkan terlebih dahulu.
Pemodelan mempengaruhi : pemilihan perangkat radio, algoritma DSP, pathloss, dan kualitas sistem yang sesuai.

Propagasi gelombang radio tergantung :
pertama yaitu obstacle (benda-benda penghalang antara pemancar dan penerima),
kedua adalah frekuensi gelombang elektromagnetik dan bandwidth informasi yang dikirimkan
ketiga gerakan pengirim dan penerima dikenal sebagai efek Doppler.

Kanal Propagasi
Karakteristik dari kanal propagasi diantaranya adalah redaman propagasi (selisih antara daya pancar dan daya terima) dan fading (fluktuasi daya di penerima, disebabkan karena perubahan ‘kondisi’ kanal propagasi selama terjadinya komunikasi).
Penyebab fading umumnya adalah penjumlahan gelombang medan yang melewati lintasan yang berbeda-beda sehingga mengalami ‘perlakuan’ kanal propagasi yang berbeda dalam hal amplituda dan fasanya.
Satuan Erlang digunakan untuk pendudukan kanal dalam tiap jam.

Kanal Multipath
Kanal multipath menyatakan refleksi dan scatterers obyek pada kanal, sehingga menciptakan lingkungan yang konstan yang menghamburkan energi sinyal pada amplituda, fasa, dan waktu.
Multipath dalam kanal radio akan menciptakan efek small-scale fading.

Beberapa parameter kanal multipath yaitu
penggambaran karakteristik respon impuls kanal pada domain waktu (delay spread),
range lebar pita frekuensi yang memiliki respon kanal yang sama (coherence bandwidth),
ukuran pelebaran spektral yang disebabkan oleh pergerakan kanal dan didefinisikan sebagai interval frekuensi pada spektrum Doppler yang nilainya tidak nol (Doppler spread), dan
ilustrasi efek Doppler pada domain waktu dan digunakan untuk mengarakterisasi time varying dari tingkat dispersi frekuensi kanal dalam domain waktu (coherence time).

Efek Fading
Efek ini bergantung pada kecepatan perubahan sinyal transmisi baseband yang ditransmisikan terhadap rate perubahan kanal.
Kanal akan diklasifikasikan menjadi fast fading dan slow fading.
Pada fast fading, respon impuls kanal berubah dengan cepat dalam satu durasi simbol
Pada slow fading, rate perubahan respon impuls kanal lebih lambat daripada durasi simbol sinyal yang ditransmisikan

Gelombang Analog dan Digital
Ada dua jenis gelombang yang digunakan teknologi tanpa kabel ini. Gelombang analog memiliki sifat :
Frekuensi carrier gelombang analog sangat lemah untuk menghindari masalah.
Untuk mengatasi permasalahan fast multipath fading, user harus speak slowly.
Transmisi dengan narrowband.
Untuk mengatasi long fades, saat user stationary, maka user akan disconnect.

Transmitter dan receiver


Pemancar (Trasmitter)
Merupakan perangkat di sisi pemancar, dan untuk memperbaiki kualitas :
Memperbesar daya pancar.
Meninggikan antenna.
Memperbesar gain antenna.
Mengurangi loss kabel.

Penerima (Receiver)
Seluruh perangkat pendukung di sisi penerima, sedangkan untuk memperbaiki kualitas layanan :
Memperbesar gain antena penerima.
Memperbaiki penerimaan dengan teknik diversitas, tinggi antenna.
Mengurangi loss kabel.
Mengurangi tingkat noise :
(1) Mengurangi noise pada amplifier dan filter.
(2) Mengurangi tingkat Noise Figure.

CARA MODULASI

Sabtu, 13 Maret 2010

Kelayakan Sebuah Bank

1. Abstrak
Saat ini masyarakat sangat menginginkan keamanan dalam menyimpan harta bendanya,mereka mencari bank mana yang terbaik dalam segi keamanan, mungkin dikarenakan akhir-akhir ini sering terjadi kejahatan, sehingga meraka rela melakukan apapun demi amannya harta benda mereka, karena sifat matrealistis masih mempengaruhinya, namun selain keamanan yang terjamin para nasabah juga menginginkan kenyamanan dalam melakukan transaksi di bank tersebut, nasabah berpikir bahwa jika suatu bank sudah mampu membuat nasabah merasa nyaman berarti kurang lebih keamanan dari bank tersebut sudah tidak diragukan lagi, oleh karena itu saya akan oleh karena itu penulis ingin melihat bagaimanakah tingkat kepuasan mahasiswa Politeknik Telkom terhadap bank BNI yang ada di Bandung baik keadaan fisiknya ataupun dari segi pelayanan karyawan terhadap nasabah.

2. Landasan Teori
2.1 Kualitas pelayanan
Kualitas pelayanan sangat dibutuhkan terutama di industri jasa perbankan mengingat nasabah yang mempunyai keinginan yang selalu ingin dipenuhi dan dipuaskan. Nasabah selalu mengharapkan untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal dari para penyedia jasa dalam hal ini mereka ingin diperlakukan secara profesional serta memperoleh sesuatu sesuai dengan yang mereka harapkan. Menurut Kotler dan Keller (2003:138) menyatakan bahwa kualitas adalah keseluruhan dari kelengkapan fitur suatu produk atau jasa yang memiliki kemampuan untuk member kepuasan terhadap suatu kebutuhan. Menurut Tjiptono (2001:4) Kualitas adalah suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk dan jasa, manusia, proses dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan. Tantangan utama yang dihadapi oleh industri jasa dalam hal ini jasa perbankan adalah bagaimana memadukan kualitas pelayanan yang prima dengan apa yang diharapkan konsumen atau nasabah.
Dengan diberikannya kualitas pelayanan yang baik kepada nasabah maka perusahaan akan memperoleh banyak sekali keuntungan diantaranya adalah nasabah yang merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh bank akan merekomendasikannya kepada orang lain dan sulit untuk membuatnya untuk pindah ke tempat lain, sehingga banyak orang yang akan datang dan nantinya akan sangat membantu bank untuk dapat terus meningkatkan mutu pelayanannya.
Menurut Parasuraman, et all (1998) dalam buku Lupiyoadi (2001:148) Kualitas pelayanan didefinisikan sebagai ”seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dan harapan pelanggan atas layanan yang mereka terima atau peroleh”. Terdapat lima dimensi kualitas pelayanan yaitu yang terdiri dari Tangibles atau aspek fisik yaitu tampilan fasilitas fisik yang meliputi peralatan, lay-out dan perlengkapan ruang serta hal-hal yang dapat diamati dengan mudah oleh konsumen dalam hal ini oleh para nasabah. Aspek ini memegang peranan penting dalam menentukan kualitas pelayanan, Realibility yaitu aspek ini meliputi ketrampilan dan kecakapan karyawan dalam memberikan pelayanan yang dijanjikan secara akurat dan memuaskan, Responsiveness atau kemampuan menanggapi yaitu kemampuan untuk membantu dan melayani nasabah serta pelayanan yang cepat dan tanggap terhadap kebutuhan para nasabah. Assurance atau jaminan meliputi kemampuan dan pengetahuan karyawan serta staf di dalam bank dalam melayani kebutuhan nasabah. Kemampuan ini erat kaitannya dengan penciptakan jaminan kepercayaan terhadap kemampuan nasabah dan yang terakhir adalah Emphaty yaitu pemberian pengertian dan perhatian khusus.

2.2 Nilai yang dirasa oleh konsumen
Konsumen dalam menentukan pilihannya terhadap suatu produk atau jasa sangat memperhatikan nilai (value) yang akan diterimanya. Produk dan jasa yang menawarkan nilai yang diterima pelanggan (customer delivered value) yang tertinggilah yang akan dipilih konsumen.
Lebih jelasnya Zeithml, Valarie and Mary Jo (1996:124) mendefinisikan nilai yang dirasa sebagai berikut :
Nilai (value) yang diperoleh konsumen yang dimaksud disini bukanlah semata-mata hanya menyangkut kualitas. Produk yang berkualitas tinggi yang dijual dengan harga yang tinggi, tidak akan dirasakan sebagai produk yang mempunyai nilai (value) yang tinggi apabila pelayanan yang diberikan tidak memuaskan. Demikian pula dengan produk yang berkualitas rendah yang dijual dengan harga rendah. Namun dalam memberikan pelayanan, produk tersebut dirasa cukup memuaskan. Maka produk tersebut belum tentu akan diterima sebagai produk dengan nilai rendah.
Jasa perbankan harus dapat memenuhi terhadap semua keinginan nasabahnya yang meliputi berinteraksi, bertemu face to face dengan nasabah dan transaksi baik di kantor cabang, ATM, customer service, mobile dan phone banking. Perbankan yang telah melindungi seluruh keinginan nasabahnya akan melahirkan loyalitas dalam jangka panjang dan menaikkan kredibilitas perusahaan. Ada beberapa unsur dalam nilai yang dirasa yang menjadi pedoman atau tolak ukur konsumen, antara lain : Satu, nilai produk (Produk value) memberi pengertian bahwa produk ini bisa diterima masyarakat atau tidak. Dua, nilai pelayanan (Service value) memberi pengertian bahwa produk ini mampu memberi kepuasan dan jaminan pelayanan yang terbaik bagi konsumennya. Tiga, nilai individual suatu produk (Personal value) member pengertian bahwa produk tersebut memiliki keandalan tersendiri sehingga dapat menjadi pembeda bagi pesaingnya. Empat, nilai citra (Image value) memberi pengertian bahwa produk tersebut mampu diingat, memiliki citra tersendiri dan tidak terlupakan.

2.3 Kepuasan
Produk dan layanan yang berkualitas berperan penting dalam membentuk kepuasan nasabah, selain itu juga erat kaitannya dalam menciptakan keuntungan bagi jasa perbankan. Semakin berkualitas produk dan layanan yang diberikan bank kepada nasabahnya maka kepuasan yang dirasakan oleh nasabah akan semakin tinggi. Menurut Fandy Tjiptono (2000:24) adanya kepuasan pelanggan akan dapat menjalin hubungan harmonis antara produsen dan konsumen. Menciptakan dasar yang baik bagi pembelian ulang serta terciptanya loyalitas pelanggan dan membentuk rekomendasi dari mulut ke mulut yang akan dapat menguntungkan sebuah perusahaan. Menurut Kotler dan Amstrong (2002:13) kepuasan adalah sejauh mana suatu tingkatan produk yang dipersepsikan sesuai dengan harapan pembeli.
Dari beberapa uraian definisi kepuasan, maka secara umum kepuasan dapat diartikan sebagai antara layanan atau hasil yang diterima itu paling tidak harus sama dengan harapan kepuasan konsumen atau bahkan melebihinya. Dalam era kompetisi bisnis yang ketat seperti sekarang, pelanggan merupakan hal yang utama, pelanggan diibaratkan seorang raja yang harus dilayani namun hal ini bukan berarti menyerahkan segala-galanya kepada pelanggan. Usaha memuaskan kebutuhan pelanggan harus dilakukan secara menguntungkan atau bersifat win-win situation yaitu keadaan dimana kedua belah pihak merasa menang dan tidak ada yang dirugikan.
2.4 Loyalitas
Kesetiaan konsumen tidak terbentuk dalam waktu singkat tetapi melalui proses belajar dan berdasarkan hasil pengalaman dari konsumen itu sendiri dari pembelian konsisten sepanjang waktu. Bila yang didapat sudah sesuai dengan harapan, maka proses pembelian ini terus berulang. Hal ini dapat dikatakan behwa telah timbul adanya kesetiaan konsumen. Bila dari pengalamannya, konsumen tidak mendapatkan merek yang memuaskan maka ia tidak akan berhenti untuk mencoba merek-merek yang lain sampai ia mendapatkan produk atau jasa yang memenuhi kriteria mereka.
Menurut Wulf, Gaby dan Lacobucci (2001:36) loyalitas merupakan besarnya konsumsi dan frekuensi pembelian dilakukan oleh seorang konsumen terhadap suatu perusahaan. Dan mereka berhasil menemukan bahwa kualitas keterhubungan yang terdiri dari kepuasan, kepercayaan dan komitmen mempunyai hubungan yang positif dengan loyalitas.
Loyalitas member pengertian yang sama atas loyalitas merek dan loyalitas pelanggan. Memang benar bahwa loyalitas merek mencerminkan loyalitas pelanggan terhadap merek tertentu, tetapi apabila pelanggan dimengerti sama dengan konsumen, maka loyalitas konsumen lebih luas cakupannya daripada loaylitas merek, karena loyalitas konsumen mencakup loyalitas terhadap merek (Dharmmesta,1999:75). Loyalitas adalah tentang presentase dari orang yang pernah membeli dalam kerengka waktu tertentu dan melakukan pembelian ulang sejak pembelian yang pertama.
Dalam mengukur kesetiaan, Zeithaml et al (1996:38) menyatakan dengan beberapa atribut yaitu : 1) mengatakan hal yang positif tentang perusahaan kepada orang lain; 2) merekomendasikan perusahaan kepada orang lain yang meminta saran; 3) mempertimbangkan bahwa perusahaan merupakan pilihan pertama dalam melakukan pembelian jasa; 4) melakukan lebih banyak bisnis atau pembelian dengan perusahaan beberapa tahun mendatang.


2.5 Hubungan antara kualitas pelayanan dan nilai yang dirasa
Kualitas pelayanan yang maksimal dari jasa perbankan akan menciptakan nilai yang dirasa baik oleh konsumen. Perbankan tidak bisa hanya mengandalkan fasilitas dan teknologi yang tersedia, melainkan bagaimana menciptakan kualitas pelayanannya yang optimal. Setelah konsumen merasakan kualitas pelayanan yang diberikan, maka mereka memberikan persepsi dan penilaian terhadap kualitas pelayanan tersebut. Jika mereka cukup puas terhadap kualitas pelayanan yang diberikan, maka hal tersebut merupakan hal positif terhadap bank yang mereka pilih.

2.6 Hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan
Menurut Tjiptono (1996 : 54) ”kualitas pelayanan mempunyai hubungan yang erat dengan kepuasan pelanggan. Kualitas memberikan suatu dorongan kepada pelanggan untuk menjalin hubungan yang kuat dengan perusahaan”. Pada jangka panjang ikatan seperti ini memungkinkan perusahaan untuk memahami harapan serta kebutuhan pelanggan. Dengan demikian perusahaan dapat meningkatkan pelanggan dimana perusahaan memaksimalkan pengalaman pelanggan yang menyenangkan dan meminimalkan pengalaman pelanggan yang kurang menyenangkan.

2.7 Hubungan antara nilai yang dirasa dan kepuasan
Harapan nasabah kepada bank tampaknya memang makin meningkat. Kalau dulu nasabah hanya puas dilayani teller dan rela berantre lama, kini sudah tidak lagi, selain butuh pelayanan teller yang cepat, mereka juga membutuhkan fasilitas automatic teller machine (ATM) dari banknya. Nasabah juga tidak puas dengan petugas security yang hanya mampu menjaga keamanan dibank. Sosok petugas security yang dibutuhkan saat ini adalah sosok yang ramah dan mampu membantu nasabah yang menghadapi kesulitan.

2.8 Hubungan antara kepuasan dan loyalitas
Menurut Tjiptono (2002 : 24) terciptanya kepuasan dapat memberikan beberapa manfaat diantaranya hubungan antara perusahaan dan pelanggan menjadi harmonis, memberi dasar bagi pembelian ulang dan menciptakan loyalitas pelanggan serta rekomendasi dari mulut ke mulut yang menguntungkan perusahaan. Menurut Kotler (2003 : 140) Hubungan antara kepuasan dan loyalitas adalah saat dimana konsumen mencapai tingkat kepuasan tertinggi yang menimbulkan ikatan emosi yang kuatdan komitmen jangka panjang dengan merek perusahaan.

3. Pembahasan
Dalam hal ini survey dilakukan dengan menggunakan angket yang disebarkan ke mahasiswa Politeknik Telkom dan hasilnya sebagai berikut
Tangibility
1. Letak atau lokasi kantor bank
Pada pertanyaan ini rata-rata mahasiswa Politeknik Telkom memberikan tingkat kepuasan pada level 3 yaitu mereka sudah cukup puas dengan lokasi dari keberadaan Bank BNI sendiri di Bandung.
2. Tersedianya termpat parkir di bank
Pada point ini mahasiswa Politeknik Telkom cukup puas dengan tempat parkir yang sudah disediakan oleh Bank BNI, karena pada point ini sangat berpengaruh, sebagian besar para nasabah pasti membawa kendaraan masing-masing


3. Penampilan gedung dan ruang bank
Sebagian besar Mahasiswa masih belum begitu puas dengan gedung dari Bank BNI, karena kebanyakan pada bank-bank Internasional bangunannya sudah diatas rata-rata, dan pada poin ini mahasiswa Polteknik Telkom memberikan level kepuasan pada urutan ke 2 yang artinya mereka tidak puas dengan gedung dan ruangan Bank BNI
4. Kenyamanan dan kebersiha ruang tunggu di bank
Rata-rata Mahasiswa Politeknik Telkom memberikan tingkat kepuasan pada level tiga, karena kebanyakan Bank BNI kenyamanan dan Kebersihan ruang tunggu sudah cukup memuaskan. Ruang tunggu di Bank BNI sudah cukup bersih.
Reliability
5. Pelayanan jasa seperti: system kliring, transfer, pembiayaan
Rata-rata Bank BNI dalam system kliring, transfer dan Pembiayaannya sudah cukup baik karena pajak sudah diperlihatkan secara jelas, begitu juga dengan transfer yang dilakukan oleh Bank BNI tidak perlu menunggu waktu yang cukup lama, namun masih memerlukan perbaikan agar sistematika dari Bank BNI sudah berkecukupan
6. Prasarana fisik bank yang disediakan oleh bank untuk melayani bank
Mahasiswa Politeknik Telkom memberikan tingkat kepuasan pada level 3 karea prasarana yang disediakan oleh Bank BNI sudah cukup memuaskan
7. Fasilitas penerangan dan ATM yang tersedia di berbagai tempat
Mahasiswa Politeknik Telkom merasa penerangan dan ATM yang diberikan oleh Bank BNI sudah cukup baik, oleh karena itu mereka merasa puas dan rata-rata meberikan tingkat kepuasan pada level 3

Responsiveness
8. Bagaimana kecepatan proses penyelesaian transaksi perbankan yang dilakukan oleh bank
Rata-rata mahasiswa Politeknik Telkom merasa puas dengan kecepatan dalam menyelesaikan transaksi, dan rata-rata mahasiswa memberikan level 4 yaitu mereka merasa puas.
9. Bagaimana bank menanggapi masukan pelanggan untuk perbaikan pelayanan yang dilakukan sesuai keinginan pelanggan
Rata-rata Mahasiswa Politeknik Telkom merasa cukup puas dengan tanggapan yang dilakukan oleh bank BNI terhadap masukan yang diberikan oleh nasabah
10. Bagaimana komitmen bank untuk terus meningkatkan system pelayanan jasa perbankan
Pada point ini mahasiswa Politeknik Telkom rata-rata menjawab bahwa mereka merasa cukup puas dengan komitmen bank BNI
Assurance
11. Bagaiman keramahan karyawan bank dalam memberikan layanan
Mahasiswa Politeknik Telkom rata-rata sudah merasa cukup puas dengan keramahan dari karyawan dalam melayani nasabah.
12. Bagaimana penampilan fisik karyawan bank dalam memberikan pelayanan
Mahasiswa Politeknik Telkom sudah merasa cukup puas dengan penampilan fisik dari karyawan Bank BNI dan rata-rata meraka memilih level 3.
13. Bagaimana kemampuan dan pengetahuan karyawan bank yang memberikan pelayanan bank
Mahasiswa Politeknik Telkom merasakan cukup puas dengan kemempuan dan pengetahuan karyawan bank BNI dalam memberikan pelayanan pada nasabah
Emphaty
14. Kemudahan dalam menghubungi dan berkonsultasi dengan karyawan bank
Mahasiswa politeknik Telkom sudah merasakan cukup puas dengan customer service dalam berkonsultasi dengan karyawan Bank BNI

4. Kesimpulan
Dengan dilakukannya survey ke mahasiswa Politeknik Telkom sebanyak 70 mahasiswa, dengan pertanyaan yang berhubungan dengan kualitas dan cara kerja dari karyawan bank BNI sendiri dapat diketahui bahwa tingkat kepuasan terhadap Bank BNI sudah cukup puas, dengan demikian dapat kita simpulkan, bahwa rata-rata mahasiswa Politeknik Telkom cukup puas dengan segala yang ada di Bank BNI, beserta system yang ada didalamnya

5. Saran
Dengan adanya paper ini penulis harapkan pada kedepannya untuk bank BNI lebih meningkatkan pelayanan dan system yang ada di dalamnya, karena sebagian besa responden yaitu mahasiswa Politeknik Telkom hanya merasakan cukup puas dengan Bank BNI yang sekaran dan tidak lebih. Dan untuk para pembaca paper ini bermanfaat sebagai acuan bagaimana menentukan bank yang baik.

Perpustakaan(basdat)

makalah yang sudah jadi bisa di donlod
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada masa ini perkembangan teknologi computer sangat pesat dan cenderung berjalan beriringan dimana banyak perorangan maupun perusahaan yang menggunakan computer sebagai alat bantu dalam bidang pengolahan data dan informasi. Dengan pemakaian teknologi system komputerisasi maka kecepatan dan ketepatan kerja sangat menunjang sekali.
Salah satu system yang dapat membantu dalam pengolahan data dan informasi adalah Data Base Managemen System (DBMS). DBMS adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengolah dan memanggil query basis data, misalnya Oracle.
Salah satu aplikasi yang membutuhkan suatu system manajemen basis data adalah perpustakaan. System ini akan memudahkan admin dalam melakukan penambahan, pencarian, dan penghapusan data buku serta peminjaman pada data perpustakaan.
Untuk itulah dibuatkan database buku pada sebuah perpustakaan untuk membantu baik bagi petugas perpustakaan maupun bagi para peminat buku, sehingga dapat memudahkan akses bagi mereka.
1.2 Rumusan Masalah
1) Apa keuntungan yang akan diperoleh dari pembuatan basis data perpustakaan?
2) Bagaimana merancang basis data perpustakaan?
3) Pengolahan data apa saja yang dapat dilakukan oleh admin?
1.3 Tujuan
1) Untuk memudahkan petugas perpustakaan (admin) dalam pencarian informasi serta pengolahan data
2) Mengetahui cara merancang basis data perpustakaan.
3) Mengetahui jumlah dan daftar buku yang dipinjam, serta nama peminjam buku.
1.4 Batasan Masalah
Proposal ini hanya kana membahas mengenai system dalam pengolahan suatu data, khususnya dalam peminjaman buku pada sebuah perpustakaan.




create table jenis_buku(
kode_jenis varchar2(6) primary key,
jenis_buku varchar2(15));

create table penerbit(
kode_penerbit varchar2(5) primary key,
nama_penerbit varchar2(30),
alamat varchar2(50),
telepon number(15),
email varchar2(50));

create table anggota(
id_anggota varchar2 (5) primary key,
nama varchar2(30),
alamat varchar2(50),
kota varchar2(20),
sex char(10),
no_telp number(15),
tanggal_masuk date);

create table buku(
id_buku varchar2(6) primary key,
judul varchar2(50),
jml_buku number(3),
tahun_terbit number(4),
no_rak number(3),
kode_penerbit varchar2(5),
kode_jenis varchar2(6),
constraint cons_jenis foreign key (kode_jenis) references jenis_buku (kode_jenis),
constraint cons_penerbit foreign key (kode_penerbit) references penerbit (kode_penerbit) );

create table meminjam(
kode_pinjam varchar2(10),
id_anggota varchar2(10),
id_buku varchar2(10),
tgl_pinjam date,
tgl_kembali date null,
constraint pk_meminjam primary key (kode_pinjam,id_buku),
constraint cons_anggota foreign key (id_anggota) references anggota (id_anggota));


insert into jenis_buku values ('JB-01','Novel');
insert into jenis_buku values ('JB-02','IT');
insert into jenis_buku values ('JB-03','Religi');
insert into jenis_buku values ('JB-04','Majalah');
insert into jenis_buku values ('JB-05','Kesehatan');

insert into penerbit values ('P-01','PT. Gramedia','Jakarta',0213106292,'fiksi@gramedia.com');
insert into penerbit values ('P-02','Informatika','Bandung',0227317812,'buku.it@informatika.com');
insert into penerbit values ('P-03','Gagas Media','Surabaya',0315315342,'gagasmedia@gmail.com');
insert into penerbit values ('P-04','Mizan','Semarang',0213106292,'mizan@yahoo.com');
insert into penerbit values ('P-05','Bentang','Yogyakarta',0213106292,'bentang@live.com');

insert into anggota values ('A-01','Fitri Annisa','Jl.melati','Cirebon','P',08122482623,'v3.annisa@gmail.com');
insert into anggota values ('A-02','Candra Wulandari','Jl.mawar','Boyolali','P',085229979288,'chandra@gmail.com');
insert into anggota values ('A-03','Nurul Amanda','Jl.pembangunan','Cirebon','P',085295711348,'nurul@yahoo.com');
insert into anggota values ('A-04','Ibnu Yahya','Jl.tuparev','Solo','L','085674890671','ibnu@gmail.com');
insert into anggota values ('A-05','M. Salman','Jl.teratai','Cirebon','L',085224145123,'salmanism@yahoo.co.id');
insert into anggota values ('A-06','Panji Setiawan','Jl.galunggung','Cirebon','L','085224675589','jipan@gmail.com');
insert into anggota values ('A-07','Rahadian','Jl.malabar','Arjawinangun','L',086786678877,'raha_12@gmail.com');
insert into anggota values ('A-08','Usman Faizal','Jl.merapi','Cimahi','L',0811244296,'usman_ganteng@gmail.com');
insert into anggota values ('A-09','Hari Purnama','Jl.parkit','Cirebon','L','085224431007','hari007@yahoo.com');
insert into anggota values ('A-10','Wildan Fadli','Jl.kelud','Cirebon','L',081324676289,'welldone@gmail.com');
insert into anggota values ('A-11','Putih Ainun','Jl.pemuda','Arjawinangun','P',08575435678,'ainun@yahoo.co.id');
insert into anggota values ('A-12','Dimas Zakky','Jl.riau','Sidoarjo','L',0227505076,'dimas@gmail.com');
insert into anggota values ('A-13','Reza Hikmah','Jl.trunojoyo','Lumajang','L',085258023889,'ressa@gmail.com');
insert into anggota values ('A-14','Arlavinda','Jl.ganesha','Bandung','P',08122217488,'arla_granger@yahoo.com');
insert into anggota values ('A-15','Sukma Permana','Jl.bintaro','Jatiwangi','L',085710000376,'aptx@gmail.com');

insert into buku values('B-01','Laskar Pelangi',10,2008,4,'P-01','JB-01');
insert into buku values('B-02','Jaringan Komputer',15,2007,5,'P-02','JB-02');
insert into buku values('B-03','Looks Magazine',5,2009,1,'P-04','JB-03');
insert into buku values('B-04','5 Menara',8,2008,4,'P-01','JB-03');
insert into buku values('B-05','Diet Sehat Golongan Darah',6,2006,2,'P-01','JB-05');
insert into buku values('B-06','Siti Nurbaya',10,2001,4,'P-05','JB-01');
insert into buku values('B-07','Dzikir dan Doa',5,2004,3,'P-04','JB-03');
insert into buku values('B-08','24 Wajah Billy',5,2006,2,'P-01','JB-01');

insert into meminjam values('KP-01','A-05','B-04','19-March-2009','26-March-2009');
insert into meminjam values('KP-02','A-09','B-02','27-March-2009','3-April-2009');

Query Procedure
• Prosedur yang dijalankan pada saat terjadi transaksi peminjaman buku, program ini secara otomatis menginsertkan satu baris record ke dalam table meminjam.
create or replace procedure pinjam(
id anggota.id_anggota%type,
id_buku buku.id_buku%type)
is
pinjam meminjam.kode_pinjam%type;
pinjam1 meminjam.kode_pinjam%type;
tanggal_pinjam meminjam.tgl_pinjam%type;
masuk date;
kembali date;
begin
masuk := to_char(sysdate,'dd-mon-yy');
kembali := masuk+7;

select kode_pinjam
into pinjam
from meminjam
where id_anggota=id and tgl_pinjam=masuk;
pinjam:=f_total_pinjam;
insert into meminjam values(pinjam,id,id_buku,masuk,kembali,'Belum Kembali',0);
exception
when too_many_rows then
insert into meminjam values(pinjam,id,id_buku,masuk,kembali,'Belum Kembali',0);
when no_data_found then
pinjam1:=f_total_pinjam+1;
insert into meminjam values(pinjam1,id,id_buku,masuk,kembali,'Belum Kembali',0);
end;
/
exec pinjam('A-01','B-01');

• Prosedur yang dijalankan pada saat terjadi transaksi pengembalian buku, program ini secara otomatis mengupdate satu baris record pada table meminjam.
create or replace procedure kembali(
id anggota.id_anggota%type,
buku buku.id_buku%type)
is
x number:=0;
tanggal_sekarang date;
tanggal_kembali date;
begin
tanggal_sekarang:=to_char(sysdate,'dd-mon-yy');

select tgl_kembali into tanggal_kembali
from meminjam
where id_anggota=id and id_buku=buku and status='Belum Kembali';

x:=tanggal_sekarang-tanggal_kembali;

if x<=0 then
x:=0;
else x:=x;
end if;

update meminjam
set status='Sudah Kembali', terlambat=x
where id_anggota=id and id_buku=buku and tgl_kembali=tanggal_kembali;
end;
/

exec kembali('A-01','B-01');
• Prosedur untuk membuat laporan peminjaman yang menampilkan buku apa saja yang pernah dipinjam oleh suatu anggota, dengan inputan id anggota.
create or replace procedure peminjaman (id anggota.id_anggota%type)
is
cursor cur1 is select nama,alamat,kota,id_buku,judul,count(id_buku) as jumlah from anggota a join meminjam m on a.id_anggota=m.id_anggota
join buku b
on m.id_buku = b.id_buku
where a.id_anggota = id
group by nama,alamat,kota,id_buku,judul;
vrec cur1%rowtype; x number;
begin
open cur1;
dbms_output.put_line('LAPORAN PEMINJAMAN ');
dbms_output.put_line('=====================');
fetch cur1 into vrec;
dbms_output.put_line('ID Anggota = '||id);
dbms_output.put_line('Nama Anggota = '||vrec.nama);
dbms_output.put_line('Alamat = '||vrec.alamat);
dbms_output.put_line('Kota = '||vrec.kota);
dbms_output.put_line('============================================');
dbms_output.put_line(rpad('ID Buku',8,' ')||rpad('Judul',25,' ')||rpad('Jumlah',6,' '));
dbms_output.put_line('============================================');
x := 0;
LOOP
dbms_output.put_line(rpad(vrec.id_buku,8,' ')||rpad(vrec.judul,25,' ')||rpad(vrec.jumlah,6,' '));
x:= x+vrec.jumlah;
fetch cur1 into vrec;
exit when cur1%notfound;
end loop;
dbms_output.put_line('============================================');
dbms_output.put_line('Total Buku yang dipinjam = '||x||' buah buku');
close cur1;
end;
/
2.4.4 Query Function
• Function yang dipanggil oleh procedure pinjam, digunakan untuk menghitung secara otomatis kode pinjam pada table meminjam.
create or replace function f_total_pinjam
return number
is
x number:=0;
begin
select max(kode_pinjam) into x from meminjam;
return x;
end;
/
• Function yang dijalankan apabila terdapat keterlambatan dalam pengembalian buku, untuk mengetahui anggota tersebut terlambat atau tidak dalam mengembalikan buku, bisa kita lihat pada table meminjam di kolom terlambat. Untuk keterlamabatan dalam pengembalian tiap satu buku, dikenakan denda sebesar Rp 1.000/hari.
create or replace function denda(
inp_id meminjam.id_anggota%type,
pinjam meminjam.tgl_pinjam%type)
return number
is
cursor cur is
select judul,(terlambat*1000) as jumlah from meminjam m join buku b
on m.id_buku = b.id_buku
where id_anggota=inp_id and tgl_pinjam=pinjam and status='Sudah Kembali';
t number := 0;
begin
dbms_output.put_line('============================================');
dbms_output.put_line(rpad('Judul Buku',25,' ')||rpad('Jumlah',6,' '));
dbms_output.put_line('============================================');
for x in cur loop
if cur%found then
dbms_output.put_line(rpad(x.judul,25,' ')||rpad(x.jumlah,6,' '));
t:=t+x.jumlah;
end if;
end loop;
dbms_output.put_line('============================================');
return (t);
end;
/

declare
inp_id meminjam.id_anggota%type:='&id_anggota';
pinjam meminjam.tgl_pinjam%type:='&tanggal_pinjam';
begin
dbms_output.put_line('Total Denda : ' || denda(inp_id,pinjam));
end;
/

2.4.5 Query Trigger
• Trigger yang akan dijalankan apabila terjadi proses insert pada table meminjam.
create or replace trigger after_insert_row_peminjaman
after insert on meminjam
for each row
begin
if inserting then
update buku
set jml_buku = jml_buku - 1
where id_buku = :new.id_buku;
end if;
end;
/
• Trigger yang akan dijalankan apabila terjadi proses update pada table meminjam.
create or replace trigger after_update_row_peminjaman
after update of Status on meminjam
for each row
begin
if updating then
update buku
set jml_buku = jml_buku + 1
where id_buku = :old.id_buku;
end if;
end;
/


2.4.6 View
• View ini berfungsi untuk memperliharkan buku yang tersedia kepada penyewa
create or replace view v_buku (judul,jml_buku,no_rak,nama_penerbit,jenis_buku)
as
select judul,jml_buku,no_rak,nama_penerbit,jenis_buku
from penerbit p join buku b
on p.kode_penerbit = b.kode_penerbit
join jenis_buku j
on b.kode_jenis = b.kode_jenis
with read only;

Teknologi Notebook

laptop
Salah satu bentuk PC adalah laptop, atau akan lebih dikenal sebagai notebook di kalangan penggunanya. Termasuk juga di kalangan penjual, baik baru maupun bekasnya. Sebagai bukti nyatanya, coba perhatikan situs-situs produsen, penjual online, atau bahkan penjual produk bekasnya. Kebanyakan lebih menggunakan kata notebook ketimbang laptop. Tapi apalah arti sebuah nama, selama kesepakatan publik masih mengacu pada benda yang sama. Maka pada kesempatan kali ini pun, akan lebih sering disebut sebagai notebook.
Jika definisi notebook yang Anda ketahui adalah sebuah buku catatan, sebetulnya ini pun bukan sebuah kesalahan. Karena istilah PC laptop atau yang lebih dikenal sebagai notebook pun juga mengacu pada notebook kertas itu sendiri. Ketika ukuran laptop sudah mulai makin ringkas, dan hampir setara mendekati ukuran sebuah buku catatan, maka laptop pun lebih dikenal sebagai notebook.

Bagian-bagian Notebook
1. CPU
Untuk produk terkini, pilihan processor cukup banyak. Beberapa yang cukup po puler digunakan pada notebook PC, mulai dari jajaran Intel Pentium M (with Centrino technology), Celeron M, Intel Core; dan AMD (Athlon, Turion64, dan Sempron).
Perbedaan utama processor mobile dengan processor desktop adalah pada fasilitas power management. Intel memiliki Enhanced Intel SpeedStep Technology yang digunakan pada Intel Pentium M Processor, dan kemudian dikembangkan dengan Enhanced Deeper Sleep dan Dynamic Power Coordination pada jajaran Intel Core Processor terbaru. Sedangkan, AMD dengan PowerNow! Technology. Keduanya dengan tujuan utama yang sama. Memperpanjang daya tahan baterai sekaligus mengurangi panas yang dihasilkan processor, sehingga pengguna mobile computing dapat beraktivitas lebih lama dengan notebooknya, hanya mengandalkan catuan daya baterai. Menyesuaikan FSB dan clock ratio dengan beban kerja. Fitur inilah yang menyebabkan anggapan kebanyakan processor mobile memiliki kinerja yang lebih rendah dibanding processor desktop. Beberapa produsen mobile computing, sempat menerapkan penggunaan processor dekstop demi mengejar kinerjanya untuk mendekati desktop PC. Borosnya dayayang dibutuhkan, dan masalah panas, menyebabkannya tidak mungkin dikemas dalam ukuran sangat ringkas. Kebanyakan digunakan pada desktop replacement.
2. RAM
Ukurannya yang lebih ringkas, menjadi salah satu alasan. Selain tegangan catuan daya yang lebih rendah, dengan tujuan meminimalkan panas yang dihasilkan saat beroperasi.
Jumlah RAM maksimal yang terinstal akan sangat tergantung pada chipset yang digunakan. Namun setidaknya, kebanyakan notebook akan menyediakan 2 slot DIMM untuk kemungkinan upgrade.



3. Input Device
Kebanyakan keyboard pada notebook lebih ringkas dibandingkan keyboard yang sering digunakan pada desktop. Dengan menghilangkan number keypad, mengurangi tempat yang dibutuhkan. Kebanyakan keyboard notebook masih memiliki ukuran tombol yang sama dengan keyboard biasa. Sebab dengan mengecilkan ukuran setiap tombolnya, akan diperlukan adaptasi bagi penggunanya, belum lagi masalah ergonomic untuk penggunaan jangka panjang.

4. Harddisk
Berbeda dengan desktop PC, yang menggunakan harddisk berukuran 3,5 inci. Notebook menggunakan harddisk 2,5 inci dengan ketebalan yang jauh lebih tipis.
Seperti juga processor, harddisk notebook didesain dengan tujuan utama efisiensi catuan daya. Dan memang memiliki kinerja yang masih dibawah harddisk desktop. Salah satunya dengan mengurangi kecepatan spindle dibanding harddisk desktop. Ini juga bertujuan mengurangi panas yang dihasilkan oleh harddisk pada notebook.
Ref: http://subari.blogspot.com/2008/03/konsep-cbb-pada-notebook.html

Sejarah laptop

Sebelum laptop secara teknik diperkenalkan, ide tentang komputer yang mudah dipindahkan telah dikemukakan oleh Alan Kay. Hal ini terlihat pada konsep Dynabook yang dikembangkan oleh Xerox PARC (Palo Alto Research Centre) pada awal tahun 1970-an. Konsep ini merupakan pengembangan dari prototype Alto yang juga dilakukan oleh Xerox PARC.

Komputer portable pertama yang dipasarkan secara komersial adalah Osborne 1, yang dikembangkan pada tahun 1981. komputer ini merupakan komputer pertama yang dapat dibawa kemana saja walaupun saat menggunakannya kita harus menghubungkannya dengan listrik rumah. Dengan layar CRT yang tipis berukuran 5” dan berat 23,5 pound (12 kg), komputer ini menggunakan CP/M Operating System dan dilengkapi dengan CPU 4 MHz Z80, memory utama 65 kilobyte, dan floppy disk drive.

Pada 1983 Compaq mengeluarkan produk pertamanya yang juga cukup sukses, yaitu Compaq Portable. Produk ini merupakan komputer kloning IBM, karena pada saat itu IBM merupakan program standar untuk semua komputer. Komputer ini lebih mudah dibawa jika dibandingkan dengan Osborne 1 karena lebih ringan. Sistim operasi yang digunakan sama dengan Osborne 1, yaitu CP/M OS. Selain itu komputer ini juga menjalankan program Ms-DOS.

Komputer lain yang juga dikeluarkan pada tahun ini adalah Epson HX-20. Produk ini sebenarnya mulai dikembangkan pada tahun 1981, namun peluncurannya baru dilaksanakan pada tahun 1983. Komputer yang masuk dalam kategori handheld computer ini menggunakan keyboard penuh dengan 68 kunci, baterai nickel cadmium (NiCD) yang dapat diisi ulang, layar LCD dot-matrix dengan resolusi 120 x 32 pixel. Layar ini mampu menampilkan 4 baris kalimat dengan masing-masing baris berisi 20 karakter. Selain itu juga terdapat Ms-BASIC dan RAM sebesar 16 kibibyte yang dapat diperbesar menjadi 32 kibibyte.
Keberadaan laptop yang dapat diperdebatkan dimulai dengan peluncuran GRID Compas 1101 pada bulan April 1982. Komputer ini di disain oleh Bill Moggridge dari British Industrial pada tahun 1979. Bahan yang digunakan untuk membuatnya adalah campuran magnesium dengan mengambil model kulit kerang (Clamshell). Dengan model ini komputer dapat ditutup dengan posisi layar berada di atas dan berhadapan dengan keyboard.
Laptop ini menggunakan prosesor Intel 8086, layar electroluminescent (CGA) dengan resolusi 320 x 200 pixel, dan bubble memory sebesar 384 kilobyte. Selain itu juga menggunakan modem dengan kecepatan 1200 bit per detik. Hardrive dan floppy disk dihubungkan dengan menggunakan 488 I/O (dikenal dengan istilah GPIB = General Purpose Instrumental Bus). Sistem operasi yang digunakan adalah GRID-OS.
Komputer yang dikeluarkan oleh GRID System Corp. ini, selama tahun 1980-an digunakan oleh NASA dan tentara AS. Pada tahun 1988 GRIDD System Corp. diambil alih oleh Tandy Corporation (RadioShack).

Pada tahun 1983 dikeluarkan komputer baru yang baru terjual sekitar tahun 1984, yaitu Sharp PC-500 dan Gavilan SC. Gavilan adalah komputer portabel pertama yang menggunakan nama ‘laptop’. Kedua komputer ini menggunakan model yang sama dengan GRID Compass, yaitu model kulit kerang. Selain itu keduanya juga menggunakan layar LCD dan dapat dihubungkan dengan printer optional.

Pada tahun 1983 juga diluncurkan sebuah komputer yang mampu melakukan penjualan terbanyak untuk pertama kalinya sepanjang sejarah laptop, yaitu Kyocera Kyotronic 85. Laptop ini dengan cepat dilisensi oleh Tandy Corp., Olivetti, dan NEC. Mereka melihat komputer ini mempunyai potensi yang besar untuk sukses seperti halnya TRS-80 Model 100 (atau Tandy 100), Olivetti M-10, NEC PC-8201.

Mesin ini dioperasikan dengan menggunakan baterai AA standar. Tandy melengkapinya dengan program BASIC, teks editor, dan program terminal, yang disediakan oleh Microsoft dan ditulis langsung oleh Bill Gates. Selain itu diaplikasikan juga layar LCD tiltable dengan 8 x 40 karakter dan internal modem.
Dilihat dari segi kemudahan dalam membawanya, daya tahan baterai dan pemakaian yang lama, serta harganya yang murah, komputer ini menjadi favorit para wartawan. Berat laptop ini tidak lebih dari 2 kg, dengan dimensi 30 x 21.5 x 4.5 cm (12” x 8.5” x 1.75”).Selain itu laptop ini menggunakan RAM sebesar 8 KiB yang bisa dinaikkan menjadi 24 KiB, dan prosesor 3 MHz.

Pada tanggal 3 April 1986 IBM meluncurkan laptopnya yang pertama dengan tujuan komersial, yaitu IBM PC Convertible. Laptop ini dilengkapi dengan 3.5” floppy disk drive yang merupakan perangkat standar. Prosesor yang digunakan adalah Intel 80c88, yang merupakan versi CMOS dari Intel 8088, yang beroperasi pada 4.77 MHz. Di dalamnya juga terdapat RAM sebesar 256 KiB yang dapat diperbesar menjadi 512 KiB. Dengan layar LCD dan berat 13 pound, komputer ini dilengkapi dengan pegangan yang memudahkannya untuk dibawa. Laptop ini menggunakan baterai sebagai sumber tenaganya.

Paa tahun 1987 Toshiba meluncurkan dua buah produk sekaligus, yaitu T1000 dan T1200. Walaupun terbatas hanya menggunakan DOS dan sistem operasinya tersimpan pada ROM, dua model dari Toshiba ini mempunyai bentuk yang sangat kecil dan ringan sehingga muat untuk dibawa dalam tas punggung. Selain itu juga menggunakan baterai lead-acid.
Pada tahun 1987 Angkatan Udara AS menawarkan kontrak untuk membuat laptop dalam jumlah yang besar, mencapai 200.000 unit. Persaingan untuk memperebutkan kontrak ini terjadi diantara industri laptop yang besar, seperti IBM, Toshiba, Compaq, NEC, dan Zenith Data System (ZDS).

ZDS yang sebelumnya telah memenangkan perjanjian dengan IRS dengan Z-171 nya, akhirnya berhasil memenangkan kontrak tersebut dengan produknya, SupersPort. SupersPort ini dilengkapi dengan prosesor Intel 8086, dual floppy disk drive, backlit, layar LCD STN biru dan putih, dan baterai NiCD. Untuk selanjutnya prosesor yang digunakan adalah Intel 80286 dengan 20 MB hardisk. Hal ini membuat ZDS menjadi pemasok laptop terbesar selama kurun waktu 1987 – 1988.

Untuk memenuhi kontrak ini, ZDS melakukan kerjasama dengan Tottori Sanyo untuk menyediakannya. Ini adalah kerja sama untuk pertama kalinya antara sebuah merek terkenal dengan OEM (Original Equipment Manufacture) dari Asia. Selanjutnya banyak produsen komputer terkenal yang melakukan kerja sama dengan OEM dari Asia, seperti Compaq dan Citizen. Hal ini juga berakibat makin berkembangnya OEM di Asia, seperti Chicon, Acer, Quanta, Compal, Twinhead, Sanyo, Tottori Sanyo, Citizen, and Casio.
Pada tahun 1988 diluncurkan Cambridge Z88 oleh Cambridge Computer. Komputer ini didisain oleh Sir Clive Sinclair, dengan bentuk sebesar kertas A4. Komputer ini menggunakan tenaga dari baterai standar dan dilengkapi dengan basic spreadsheet, word processor, serta program untuk komunikasi. Laptop ini adalah cikal bakal pembuatan PDA.
Pada tahun 1989 dua perusahaan berbeda, NEC dan Apple Computer, meluncurkan laptopnya masing-masing, yaitu NEC Ultralit dan Apple Machintosh Portable. Nec Ultralit diluncurkan pada pertengahan tahun 1989. Laptop ini kemungkinan merupakan notebook pertama yang diproduksi oleh NEC. Laptop ini mempunyai berat tidak kurang dari 2 kg. Pada komputer ini di dalamnya telah terdapat hard drive dan RAM sebesar 2 mebibyte.
Machintosh Portable yang diluncurkan oleh Apple Computer mempunyai layar active matrix yang jernih dan baterai yang dapat bertahan dalam jangka waktu lama. Sayangnya dengan kondisi tersebut, penjualan Mac Portable tergolong jelek. Hal ini disebabkan bentuk dari Mac Portable yang kurang menarik.
Seri laptop keluaran Apple Computer, Apple Power Books, mulai diluncurkan pada tahun 1991. ini adalah standar laptop secara de facto yang terus bertahan hingga kini. Hal ini terlihat pada penempatan keyboard, tersedianya palm rest, dan trackball. Seri Power Books selanjutnya untuk pertama kalinya menggunakan layar dengan 256 warna (Power Books 165c keluaran tahun 1993), touchpad, dan perekam suara 16-bit. Selain itu juga terdapat Ethernet Network Adapter (seri Power Books 500 keluaran tahun 1994).
Musim semi tahun 1995 merupakan titik balik yang signifikan dalam sejarah komputer notebook. Pada bulan Agustus 1995, Miocrosoft memperkenalkan Windows 95. Ini adalah untuk pertama kalinya Microsoft memegang kendali penuh pada manajemen sistim operasi (operating system). Windows 95 sangat cocok untuk diaplikasikan pada prosesor Intel Pentium dan sesuai dengan ROM yang ada pada notebook.

Teknologi laptop terbaru saat ini

Gebrakan Asus dan Intel dengan laptop murahnya eee PC cukup mengagumkan, namun sesuatu yang lebih dahsyat tengah berlangsung saat pendiri lembaga nirlaba One Laptop Per Child (OLPC) , Prof. Nicholas Negroponte, mengembangkan produk sejenis yang jauh lebih murah hanya 100 dolar per unit yang kalau dikonversi ke dalam rupiah harganya kurang dari 1 juta.
Laptop yang diproduksi untuk program bantuan bagi anak-anak sekolah di negara berkembang ini mengundang reaksi dari berbagai kalangan, baik pakar maupun industri teknologi informasi, hingga politikus yang diperkirakan akan mengambil manfaat dari program ini untuk mendongkrak popularitasnya di mata rakyat.
Sungguhlah wajar apabila sebagian kelompok merasa terusik karena harga yang lebih murah untuk jenis barang sama, tentu akan mengganggu keberadaan barang sejenis lainnya yang dijual dengan harga lebih mahal.

Kalau mungkin dianggap tabu untuk mengatakan “program bantuan ini akan ‘merusak’ pasar laptop”, beberapa kalangan sudah memprediksi bahwa karya Negroponte dan XO (perusahaan perakitnya) ini akan melemahkan penjualan laptop-laptop yang telah ada di pasaran saat ini.
Seorang peneliti senior di perusahaan riset dan konsultan teknologi informasi Gartner, Brian Gammage, dengan terus terang menyebut kemunculan OLPC ini akan diamati dengan cermat oleh para produsen personal komputer dunia sebab akan menjadi bagian dari porsi pasar yang mereka sedang sasar.
Jika tidak ada implikasi yang ditimbulkan pada kategori spesifikasi peralatan dan biaya pembuatannya, kemudian tidak ada gangguan yang ditemukan dalam jumlah produksinya, maka akan banyak konsumen yang membeli laptop ini.
“Itu merepresentasikan kanibalisasi dalam sebuah industri yang selalu dalam tekanan itu,” kata Brian kepada sebuah media Inggris.
Sebuah situasi tidak menguntungkan terbangun, di mana para pembuat PC akan terjebak dalam industri yang tidak sehat karena mereka akan terus bersaing dalam margin yang rendah.
Sebelumnya pun, persaingan ketat sudah berlangsung ketika banyak perusahaan menghadapi penjualan yang rendah dan sama-sama memilih produk portable (yang mudah dibawa ke mana-mana) dan praktis sebagai satu jalan keluar. Para produsen PC pun berlomba-lomba membuat “PC” portable alias laptop yang pasarnya tumbuh dengan sangat cepat.
Upaya produsen PC itu ternyata tidaklah cukup, karena entah sudah diprediksikan atau belum, para pembuat peralatan portable jenis lain seperti smart phone juga mengikuti langkah mereka, terlebih industri yang kedua ini jauh lebih mahir dalam membuat dan merakit komponen kecil dalam peralatan yang berukuran kecil itu.
“Perang” pernyataan untuk mempertahankan image (citra) produk yang merasa terancam pun dibangun.
Dengan alasan yang sangat realistis, general manajer di Intel, Willy Agatstein, mengatakan sangat tidak sepadan jika laptop buatan XO dan gadget sejenis keluaran Asus bersama Intel itu dibandingkan dengan laptop berbasis PC yang sudah dikembangkan HP, Dell, Sony, maupun Acer selama ini.
Laptop 100 dolar dari XO dan eee PC punya Asus adalah dua alat yang dirancang untuk suatu kegunaan yang unik yakni membantu dunia pendidikan bagi anak-anak di negara berkembang sehingga menonjolkan pertimbangan jangkauan harga dengan spesifikasi dan fungsi yang diseseuaikan (lebih terbatas).
“Tidak ada satu ukuran yang pas buat semua,” kata Willy.
Sementara Negroponte menanggapi berbagai komentar mengenai langkahnya itu mengatakan akan mengabaikan kritik-kritik mengenai proyeknya itu.


Spesifikasi
Laptop untuk program “One Laptop Per Child” ini memiliki spesifikasi yang sangat berbeda dengan laptop pada umumnya, sebagaimana dikupas oleh penggagasnya Nicholas Negroponte di internet baru-baru ini.
Untuk memastikan bahwa laptop itu sempurna sebagai peralatan yang mudah dipelihara, beberapa perlengkapan yang mudah dipasang dan dilepas sengaja tidak disertakan.
Laptop buatan XO tersebut tidak dilengkapi dengan CD maupun DVD drive. Prosesornya yang berkemampuan rendah juga tidak dilengkapi dengan kipas pendingin.
Sementara kapasitas hard drivenya adalah 1 GB, seperti umumnya digunakan kamera digital.
Pengembangan perlengkapan memory dapat dilakukan dengan memanfaatkan slot memory card yang ada di bawah layar atau dengan memasang perangkat melalui port USB (universal serial bus) yang ada di sisi kotak layar.
Mengatasi kapasitas hard drive yang hanya 1 GB ini, pengguna yang sasarannya adalah anak-anak sekolah menyimpan file ke dalam komputer server besar yang dipasang di ruang sekolah atau dengan memanfaatkan fasilitas online yang dikembangkan Google, sang mesin pencari raksasa.
Chip prosesor dalam laptop ini adalah buatan AMD yang memiliki kemampuan kecepatan hanya 433 Mhz. Sebagai perbandingan PC terbaru saat ini rata-rata memiliki prosesor berkecepatan di atas 3 Ghz.
Prosesornya juga dirancang hemat energi. Berbeda dengan prosesor komputer pada umumnya yang tetap aktif meski tidak ada aktivitas yang tampak di layar, prosesor untuk laptop ini bisa shut down sendiri dan baru aktif ketika dibutuhkan saja. Graphic card dibuat in-built (menyatu dengan komponen utama/mother board).
Perangkat wi-fi adapternya juga tetap bisa berfungsi meski prosesor utamanya sedang tidak aktif. Perangkat wi-fi yang terpasang juga mendukung wireless protocol yang digunakan di kantor-kantor dan rumah.
Salah satu bagian laptop itu yang sangat unik adalah komponen untuk power supply (suplai energi). Selain bisa memanfaatkan energi matahari melalui solar panel yang terpasang, laptop ini juga bisa disuplai energi melalui alat engkol yang didesain seperti “yo yo”, sedangkan ketika berapa di ruangan berlistrik, laptop ini hanya membutuhkan 18 Watt listrik.
Profesor Negroponte
Nicholas Negroponte adalah seorang pionir internet, autor, dan pria yang memiliki visi-visi besar dan mulia.
Sebagai pendiri dan pimpinan OCPL, sebuah organisasi non-profit, Negroponte telah bekerja keras untuk mengusahakan penggunaan komputer dalam dunia pendidikan di negara-negara miskin di dunia.
Sejak 2005 fokus dari proyek Negroponte adalah membuat sebuah laptop inovatif yang akan didistribusikan bagi anak di negara berkembang dengan biaya hanya 100 dolar.
Guru di bidang komputer asal Amerika ini telah memperoleh dua gelar arsitek profesional bidang teknologi dari the Massachusetts Institute of Technology pada 1960-an dan kemudian mendirikan MIT’s Architecture Machine Group pada 1968.
Pada tahun 1980-an, ia memimpin MIT Media Laboratory, dimana banyak teknologi yang memanfaatkan “revolusi digital” dikembangkan, termasuk komunikasi nirkabel, dan pendekatan progresif mengenai bagaimana anak belajar.
Seorang rekannya di MIT, Profesor Ken Morse, menjulukinya sebagai “seorang pemimpin yang tak pernah kenal lelah”.
Kini kerja keras dan keinginan Negroponte terwujud, keinginannya untuk memfasilitasi penggunaan perangkat teknologi tinggi di kalangan anak-anak negara miskin sudah ia buktikan.
Uruguay adalah negara pertama yang menyambut baik program laptop murahnya. Negara di Amerika Selatan ini membeli 100.000 unit laptop yang digagas Negroponte, untuk dibagikan bagi anak sekolah usia 6 hingga 12 tahun.
Selanjutnya pemerintah negara ini kemungkinan akan membeli hingga 300.000 unit untuk bisa menyediakan satu laptop per anak pada 2009.
Di Nigeria, laptop OCPL juga sudah dinikmati oleh 300 anak-anak sekolah berkat dukungan Ayo Kusamotu, seorang pengacara dan sukarelawan yang mendukung OCPL di negara Afrika itu.
Menyusul Nigeria, sedikitnya 6.500 anak sekolah di daerah Caldas, Kolumbia juga segera mendapatkan laptop ini.
Lalu kapan laptop murah tersebut bisa dinikmati anak-anak negara miskin atau berkembang di belahan dunia lain, termasuk Indonesia
Ref: http://musadiqmarhaban.wordpress.com/2008/06/04/laptop-terbaru-dari-negroponte-hanya-100/


Manfaat laptop
Kita tahu bahwa pengambangan teknologi akan terus berkambang dan juga kebutuhan manusia menuntut untuk semuanya dilakukan serba praktis dan portable, karena setiap pekerjaan tidak hanya dapat dilakukan hanya dalam satu tempat, tapi kita selalu beranggapaan dan selalu berkeinginan untuk dapat melakukan segalanya dimanapun kita berada,
Sebelum laptop ditemukan semua itu merupakan sesuatu yang kelihatannya hanya impian belaka, namun setelah laptop dikembangkan dan terus dikembangkan semua angan-angan manusia untuk dapat melakukan kegiatan bisnisnya disegala tempat akan dapat tercapai.
Apalagi setelah laptop dikembangakan dengan signifikan, semuanya akan terasa mudah, karena laptop pada era ini sudah dilengkapi berbagai macam alat telekomunikasi yang memudahkan untuk berhubungan dengan orang lain meskipun berada di tempat yang jauh letaknya.
Laptop tidak hanya bermanfaat hanya dalam dunia bisnis tapi dalm dunia pendidikan sangatlah berperan penting, contohnya saja seorang mahasiswa ketika ia ingin mengerjakan suatu tugas dan ia diharuskan untuk membawa computer, dia tidak lagi repot-repot untuk membawa sebuah PC tapi ia hanya tinggal membawa laptop saja, dansemaunya akan teratasi.

Peluang Pengembangan laptop Untuk Kedapannya
Ketika awal ditemukannya laptop, kita berpikir bahwa semuanya akan dapat terpenuhi, namun seiring dengan kebutuhan manusia yang semakin kompleks keberadaan laptop terus dikembangkan agar dapat terus mengikuti perkembangan jaman dan juga tidak ketinggalan jaman, dengan adanya ini pengembangan portable ini terus menerus dilakukan dan juga tidak kenal lelah

IGRP dan Perkembangannya

1.Latar Belakang
Seiring dengan perkembangan dunia IT, menyebabkan pengembamgan yang sangat pesat jaringan komputerHal ini terbukti dengan semakin banyaknya organisasi yang memanfaatkan jaringan komputer ntuk berkomunikasi baik itu dalam jangkauan yang sempit yang seringkali disebut sebagai Local Area Network (LAN), ataupun dalam jangkauan yang lebih luas yang seringkali disebut sebagai Wide Area Network (WAN). Jaringan computer sendiri sangat memiliki peranan penting dalam kehidupan telekomunikasi dan informatika, dengan semakin baiknya perkembangan jaringan tersebut maka bisa dikatakan keamanan dari sebuah jaringan dapat teratasi dengan mudah.
Untuk mengimbangi akibat dari pesatnya perkembangan jaringan diciptakannya aturan-aturan yang diharapkan agar suatu jaringan dapat bekerja dengan optimal, misalnya dengan menggunakan AS(Autonomous System), Setiap AS memiliki mekanisme pertukaran dan pengumpulan informasi routing sendiri. Protokol yang digunakan untuk pertukaran informasi dalam AS adalah Interio Routing Protocol (IRP). Hasil pengumpulan informasi routing ini kemudian disampaikan AS lain dalam bentuk reachability information. Reachability information yang dikeluarkan oleh sebuah AS berisi informasi mengenai jaringan-jaringan yang dapat dicapai melalui AS tersebut dan menjadi indikator terhubungnya AS ke internet. dengan adanya AS ini maka jaringan yang berskala besar akan dikelompokkan, agar pengelolaannya lebih mudah, selain itu dalam segi keamanan juga lebih terjamin, dan ketika melakukan pengembangan akan lebih mudah dilakukanya. Semakin kompleksnya suatu jaringan akan menyebabkan banyaknya kendala didakamnya, seperti delay yang sangat lama, dan juga tidak menutup kemungkinan kemacetan akan terjadi, jika arus transfer data semakin padat.

2.Tujuan
•Ingin mengetahui manfaat dan kerugian dari IGRP
•Ingin mengetahui perkembangan dari IGRP
•Mengetahui implementasi dari IGRP

3.Rumusan masalah
•Bagaimanakah manfaat dan kerugian dari IGRP ?
•Bagaimanakah perkembangan dari IGRP ?
•Seperti apakah implementasi dari IGRP ?


BAB II
ISI



1. Tinjauan Pustaka

1.1) Protokol Network
Roted protocol adalah fungsi dari transportasi yang dilakukan oleh protokol routing dalam melintasi antar jaringan. Secara umum routed jaringan berada dalam konteks yang berhubungan dengan protokol network. Protokol ini memiliki variasi fungsi yang dibutuhkan untuk melakukan komunikasi antar aplikasi pengguna sebagai sumbernya dan peralatan sebagai tujuannya. Fungsi tersebut bervariasi tergantung protokol suite-nya.
Perbedaan routed protocol dan routing protocol, routed protocol adalah protocol yang dirutekan melalui internetwork contoh dari routed protocol adalah IP, DECnet, AppleTalk, Novell NetWare dan OSI. Sedangkan routing protocol merupakan protokol yang mengimplementasikan algoritma routing contohnya adalah IGRP, Enhanced IGRP, OSPF, EGP, BGP, dan RIP.

1.2) IGRP
IGRP merupakan protocol routing yang dikembangkan pada pertengahan tahun 1980-an oleh Sisco System. Tujuan utama dari Sisco System membuat IGRP adalah menyediakan protokol yang kuat dengan menggunakan AS. Implementasi IGRP berada pada Internet Protocol (IP). IGRP didesain untuk dapat berjalan pada beberapa lingkungan jaringan.
IGRP menggunakana metode routing distance vector Interior Gateway protocol(IGP). Protokol dengan metode distance vector routing akan melakukan pemanggilan semua router tetangganya serta mengirimkan semua atau sebagian dari table routing untuk melakukan pesan update routing pada interval waktu tertentu. Informasi routing akan disebarkan ke seluruh jaringan, kemudian router akan melakukan perhitungan jarak ke semua node yang menjadi bagian internetwork.
IGRP menggunakan kombinasi dari vektor dalam perhitungan seperti internetwork delay, bandwidth, reliability dan load. Administrator jaringan dapat mengatur faktor pembobotan untuk ukuran tersebut. IGRP juga menggunakan metode pengaturan yang dilakukan oleh administer jaringan dan pembobotan default untuk melakukan perhitungan secara otomatis pengukuran tersebut sehingga menghasilkan route yang maksimal
IGRP memiliki karakteristk yang hamper sama dengan distance vector antara lain sebagai berikut:
•IGRP mengirimkan update routing setiap 90 detik
•Dalam update routing IGRP juga mengirimkan routing table
•IGRP menggunakan bandwidth dan delay dalam melakukan perjalanannya
•IGRP menggunakan Bellman-Ford Distance Vector algorithm

Karakteristik lain dari IGRP:
•IGRP hanya mendukung IP routing
•IGRPS menggunakan IP protokol 9
•IGRPS memilki jarak 100
•Biasanya mendukung 100 hops, namun kapasitas maksimumnya 255

1.3) EIGRP
EIGRP ( Enhanched Interior Gateway Routing Protocol) adalah routing protocol yang hanya diadopsi oleh router cisco atau sering disebut sebagai proprietary protocol pada cisco, dimana EIGRP ini hanya bisa digunakan sesama router cisco. EIGRP menggunakan formula berbasis bandwidth dan delay untuk menghitung metric yang sesuai dengan suatu rute. EIGRP melakukan konvergensi secara tepat ketika menghindari loop.
EIGRP tidak melakukan perhitungan-perhitungan rute seperti yang dilakukan oleh protocol link state. Hal ini menjadikan EIGRP tidak membutuhkan desain ekstra, sehingga hanya memerlukan lebih sedikit memori dan proses dibandingkan protocol link state. Konvergensi EIGRP lebih cepat dibandingkan dengan protocol distance vector. Hal ini terutama disebabkan karena EIGRP tidak memerlukan fitur loop avoidance yang pada kenyataannya menyebabkan konvergensi protocol distance vector melambat. Hanya dengan mengirim sebagian dari routing update (setelah seluruh informasi routing dipertukarkan).
EIGRP mengurangi pembebanan di jaringan. Salah satu kelemahan utama EIGRP adalah protocol Cisco-propritary sehingga jika diterapkan pada jaringan multivendor diperlukan suatu fungsi yang disebut route redistribution. Fungsi ini akan menangani proses pertukaran rute router di antara dua protocol link state (OSPF dan EIGRP). EIGRP sering disebut juga hybriddistance-vector routing protocol, karena EIGRP ini terdapat dua tipe routing protocol yang digunakan, yaitu distance vector dan link state. Dalam perhitungan untuk menentukan jalur manakah yang terpendek, EIGRP menggunaklan algoritma DUAL (Diffusing Update Algorithm) dalam menentukannya.

1.3.1) Tabel dalam EIGRP
EIGRP mempunyai 3 tabel dalam menyimpan informasi jaringannya:
• Neighbor table : Di table ini menyimpan list tentang router tetangganya. Setiap ada router baru yang dipasang, address dan interface langsung dicatat pada table ini.
• Topology table : Tabel ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan dari routing table dalam suatu autonomous system (AS). DUAL mengambil informasi dari table tetangga dan table topologi untuk melakukan kalkulasi lowest cost router to each destination
• Routing table : the best routes ke tujuan. Informasi tersebuit diambil table topologi

EIGRP akan mengirimkan hello packet untuk mengetahui apakah router-router tetangganya masih hidup atau mati. Pengiriman hello packet tersebut bersifat simultan, dalam hello packet tersebut mempunyai hold time, bila dalam jangka waktu hold time router tetangga tidak membalas, maka router tersebut dianggap mati. Hello pac ket dikirim secara multicast ke IP address 224.0.0.10. Internal Route : Route-route yang berasal dari dalam suatu autonomous system dari router-router yang menggunakan routing protocol EIGRP, yang menjadi anggota dari autonomous system adalah yang mempunyai AND dari EIGRP yang sama dan mempunyai autonomous system yang sama juga. AND internal route adalah 90. External Route : Route-route yang muncul dari luar autonomous system, baik redistribution secara manual maupun otomatis.

1.4) Kelebihan dan Kelemahan IGRP
Kelebihan:
• Penjaluran stabil dijaringan kompleks sangat besar dan tidak ada pengulangan penjaluran.
• Overhead rendah, IGRP sendiri tidak menggunakan bandwidth yang diperlukan untuk tugasnya.
• Pemisahan lalu lintas antar beberapa rute paralel.
• Kemampuan untuk menangani berbagai jenis layanan dengan informasi tunggal
• Mempertimbangkan menghitung laju kesalahan dan tingkat lalu lintas pada alur yang berbeda

Kelemahan
• Cisco-proprietary, sehingga jika diterapkan pada jaringan multivendor diperlukan suatu fungsi yang disebut route redistribution

1.5) Kelebihan dan Kelemahan EIGRP
Kelebihan
• Satu-satunya protokol routing yang menggunakan route backup. Selain memaintain tabel routing terbaik, EIGRP juga menyimpan backup terbaik untuk setiap route sehingga setiap kali terjadi kegagalan pada jalur utama, maka EIGRP menawarkan jalur alternatif tanpa menunggu waktu convergence.
• Mudah dikonfigurasi semudah RIP.
• Summarization dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Pada OSPF summarization hanya bisa dilakukan di ABR dan ASBR
• EIGRP satu-satunya yang dapat melakukan unequal load balancing.
• Kombinasi terbaik dari protokol distance vector dan link state.
• Mendukung multiple protokol network (IP, IPX, dan lain-lain).

Kelemahan
• adalah satu kelemahan utama EIGRP adalah protokol ini Cisco-proprietary, sehingga jika diterapkan pada jaringan multivendor diperlukan suatu fungsi yang disebut route redistribution.

Senin, 14 September 2009

kata2 bijak

jangan katakan tidak sebelum engkau mencoba